tanda-tanda banjir

Saat banjir lahar dingin, tanda akan terjadinya sudah bisa terdekteksi, baik secara elektronik maupun alami. Dengan alat elektronik, tim Kompag akan segera mengabarkan semenjak aliran dari hulu di Merapi melalui tim relawannya yang sambung menyambung hingga ke bawah khususnya Jumoyo. Di Desa Jumoyo sebagai yang terkena dampak langsung, para perangkat desa membawa alat Handy Talky (HT) hasil swadaya masyarakat. Bahkan para kepala dusun (Kadus) di seluruh desa Jumoyo juga dibekali alat komunikasi ini. Di beberapa dusun ketua RT juga dibekali sebagai hasil swadaya dusun.

sedangkan yang alami, mungkin ini mitos yang sulit di logika oleh kaum rasionalis, sebelum banjir datang akan terdengar suara gamelan dengan berbagai variasinya; gending, seruling dan lain-lain. Bahkan konon ada yang cerita kalau pas banjir datang, tampak seperti arak-arakan karnaval khas keraton.

Suara gemuruh saat banjir datang juga terdengar di radius 2 km, sehingga saat banjir tiba, warga yang mendengar biasanya langsung mengecek ke lokasi untuk menonton. Inilah yang menyebabkan kemacetan saat banjir hingga jalan Jogja-Magelang ditutup.

About these ads

About jumoyosalam

Jumoyo menjadi tema yang populer karena lahar dingin yang selalu mampir di Desa ini. Kami akan menampilkan info tentnag Jumoyo.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s