tanda-tanda banjir

Saat banjir lahar dingin, tanda akan terjadinya sudah bisa terdekteksi, baik secara elektronik maupun alami. Dengan alat elektronik, tim Kompag akan segera mengabarkan semenjak aliran dari hulu di Merapi melalui tim relawannya yang sambung menyambung hingga ke bawah khususnya Jumoyo. Di Desa Jumoyo sebagai yang terkena dampak langsung, para perangkat desa membawa alat Handy Talky (HT) hasil swadaya masyarakat. Bahkan para kepala dusun (Kadus) di seluruh desa Jumoyo juga dibekali alat komunikasi ini. Di beberapa dusun ketua RT juga dibekali sebagai hasil swadaya dusun.

sedangkan yang alami, mungkin ini mitos yang sulit di logika oleh kaum rasionalis, sebelum banjir datang akan terdengar suara gamelan dengan berbagai variasinya; gending, seruling dan lain-lain. Bahkan konon ada yang cerita kalau pas banjir datang, tampak seperti arak-arakan karnaval khas keraton.

Suara gemuruh saat banjir datang juga terdengar di radius 2 km, sehingga saat banjir tiba, warga yang mendengar biasanya langsung mengecek ke lokasi untuk menonton. Inilah yang menyebabkan kemacetan saat banjir hingga jalan Jogja-Magelang ditutup.

Advertisements
Posted in Uncategorized | Leave a comment

The Rolling Stones

kalau Anda sempat melihat banjir lahar dingin secara langsung atau via layar kaca, anda akan terkagum-kagum dengan dahsyatnya lahar dingin yang misa menghanyutkan batu sebesar rumah dengan tenangnya. Batu itu menggelinding bak buah kelapa yang hanyut di sungai bahkan bisa tampak mengambang.

The Rolling Stones, begitu ulasan di KR 18 Januari 2011 mengenai fenomena alam lahar dingin. jangan coba-coba mendekat saat terjadi banjir lahar dingin. banyak rumah yang sudah hancur dan tertimbun lahar dingin ini. Desa jumoyo merupakan desa pertama yang terkena dampak langsung, padahal desa ini jauhnya 17 KM dari puncak merapi. Baru kemudian Desa Seloboro hingga Sirahan.

Saat ini diwacanakan untuk membuat jembatan bari di sungai asal dari Kali putih ini, yaitu di perbatasan Dusun Gempol dan Tegalsari.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | Leave a comment